Dari data blog sosiologi global , memasang beberapa visual menarik tentang mobilitas sosial, bahwa diantaranya adalah seseorang cenderung memiliki status ekonomi yang berbeda dengan ayahnya.  Mobilitas sosial merupakan hal yang  penting karena dapat mengukur sejauh mana masyarakat memiliki sistem kasta (in which you are restricted to the class you are born into, by whatever means) atau sesuatu yang memberikan orang kesempatan yang sama untuk naik atau turun hirarki kelasnya sesuai kerja keras dan bakat mereka.

Coba dibandingkan dengan negara-negara yang sama, AS memiliki mobilitas sosial yang jauh lebih rendah (meskipun kebanyakan orang Amerika berpikir sebaliknya), bersama dengan Italia, Inggris, Chili, dan Slovenia. Negara-negara Skandinavia, Kanada, dan Australia memiliki paling tinggi.  Tetapi, saya jadi menanyakan pertanyaan yang belum pernah saya tanyakan sebelumnya : yaitu apakah mobilitas ini dibedakan berdasarkan gender? yap. dia menemukan bahwa anak perempuan lebih menanjak naik mobilitasnya dibandingkan dengan anak laki-laki.

Pada grafik pertama memperlihatkan presentase dari anak laki-laki yang lahir dari ayah yang status ekonominya rendah. Dapat kita lihat mobilitas sosial AS paling rendah dibandingkan negara lainnya, sebanyak 70% anak laki-laki amerika tidak melakukan mobilitas.

Pada grafik kedua dalam data yang sama untuk anak perempuan. Mobilitas anak perempuan lebih tinggi di seluruh negara. terutama terlihat di AS. Ketika 70% anak laki-laki AS tidak melakukan mobilitas, justru yang terjadi pada anak perepuan adalah kurang dari setengah angka tersebut.

Dengan demikan, berdasarkan fakta bahwa perbedaan tingkat mobilitas anak perempuan lebih tinggi dibandingkan anak laki-laki di AS daripada yang terjadi pada negara lain yang dibandingkan, maka dapat dikatakan untuk memperbaiki mobilitas tampaknya lebih baik jika berjalan beriringan dengan kesetaraan gender yang baik pula.

Advertisements