Video ini secara implisit menerangkan bagaimana kehidupan kita sehari-hari berlalu dalam kaitannya dengan kehidupan lingkungan sekitar kita. Sebenarnya, manusia dan lingkungan adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Namun, dewasa ini seluruh aspek kehidupan manusia justru memberikan dampak negatif terhadap keberlanjutan lingkungan.
Dalam video diceritakan bagaimana manusia melakukan percepatan produksi dan konsumsi yang berdampak pada punahnya ekosistem lain yang ada di Bumi. Pernahkah kita berfikir sebenarnya seberapa besar kebutuhan kita terhadap benda-benda tersebut? Membeli Baju kulit, sepatu, perhiasan, tas, fast food, dll, benarkah karena kita membutuhkannya atau hanya karena status sosial yang ingin kita dapatkan jika mengenakan benda-benda tersebut. Jika ya, pernahkan kita berfikir mengapa pengukuran status sosial diukur dari kepemilikan benda, bukan dari cara hidup kita yang mampu/ tidak mampu menjaga kelestarian lingkungan?
Dalam dunia material ini, semua keinginan kita seolah sesuatu yang biasa. Kita lupa akan keberadaan ekosistem lainnya di Bumi ini yang juga perlu kita jaga kelestariannya. Dalam dunia dimana kepemilikan menjadi perangkat untuk dihormati, ditempatkan pada posisi tinggi, setiap orang akan berlomba menunjukkan simbol-simbol kepemilikan tersebut. Disisi lainnya, keperluan yang terus menerus ini membuat prilaku produksi dan konsumsi tidak pernah berhenti bahkan justru melakukan percepatan. Atau yang biasa disebut dengan treadmill of production and consumption.

Pada saat yang sama ketika kita mengayuh treadmill of con-sumption, produsen dengan senang hati menyediakan semua kebutuhan tersebut. Bahkan dengan kreativitasnya, produsen menciptakan barang baru untuk membantu mempermudah pekerjaan kita atau hanya sekedar menciptakan produk yang sama dengan yang telah ada, akan tetapi dengan nilai kemewahan yang berbeda. Dengan berbagai cara produsen menciptakan kebutuhan-kebutuhan baru bagi kita.
Telah banyak dibahas dalam kajian sosiologi lingkungan, treadmill of consumption dan treadmill of production yang terus menerus dikayuh inilah yang akhirnya merusak lingkungan. Sumberdaya alam tiada habis-habisnya diambil untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan hasilnya, limbah semakin meningkat, bahkan limbah yang sulit terurai. Persoalan bumi dengan menipisnya sumberdaya alam (resource depletion) dan meningkatnya limbah dan polusi menjadi persoalan yang pada gilirannya akan menghancurkan kehidupan manusia serta mahluk lainnya.

Advertisements